Masyarakat Desa Tegallinggah pada zaman dahulu, ketika ingin melakukan pendekatan sebelum menikah atau ketika merasa tertarik untuk meminang seseorang, pihak laki-laki akan memanjat pohon tertinggi di desa untuk menyampaikan pantun yang berisi isi hatinya kepada calon pasangannya. Kemudian, pihak perantara akan menyampaikan kepada pihak wanita untuk menunggu pada waktu tertentu guna mendengarkan pantun tersebut. Hal ini dilakukan agar suara pantun dapat terdengar dari jarak yang jauh. Selain itu, menurut tradisi pernikahan zaman dahulu, perwakilan dari pihak laki-laki akan memberikan pantun kepada pihak perempuan, dan perwakilan dari pihak perempuan akan membalas pantun tersebut dengan pantun juga sebagai pertanda bahwa pihak laki-laki diterima.
💬 Komentar Pengunjung